Kekuatan Teamwork: Kisah Pilot Pesawat Tempur
- 3 Nov 2016
- 2 menit membaca

Kisah ini bercerita tentang seorang vetaran perang, katakanlah namanya Mr. Jhon. Dia adalah veteran perang Vietnam. Seorang pilot jet tempur. Pada masa itu, dia telah menyelesaikan banyak misi tempur di Vietnam. Sebelum akhirnya, pada suatu masa, pesawatnya tertembak musuh. Berita bagusnya, dia masih bisa melontarkan kursinya dan terjun dengan menggunakan parasut. Berita buruknya, dia jatuh di wilayah musuh dan akhirnya ditahan sebagai tahanan perang. Selamat masa tahanan itu, dia telah mengalami banyak hal di penjara musuh. Di akhir perang, dia dibebaskan dari penjara. Selesai perang, dia melanjutkan studinya dan menjadi dosen di universitas. Dalam banyak kesempatan, dia memberikan kisah-kisah inspiratif buat para mahasiswanya yang banyak diambilnya dari pengalaman perangnya di Vietnam.
Pada suatu hari, dia sedang makan siang bersama istrinya.
Tiba-tiba, seseorang menyapanya, “Hello, Mr. Jhon!”
“Anda kenal saya?” tanya Mr. Jhon keheranan.
“Iya. Anda seorang pilot yang hebat. Waktu itu, setelah Anda lepas landas dari kapal induk, pesawat Anda tertembak dan Anda ditahan musuh.”
“Wah? Bagaimana Anda bisa tahu dengan detil tentang saya?” tanya Mr. Jhon semakin keheranan.
“Tentu saja. Karena saya adalah orang yang mengurus parasut Anda. Saya yang melipat dan memasukkan ke dalam tempatnya.”
“Wow! Luar biasa! Terima kasih telah melakukannya untuk saya. It works! Apa jadinya jika parasut itu tidak mengembang? Pastinya saya tidak ada di sini berbicara dengan Anda. Sekali lagi, terima kasih!” begitulah respon Mr. Jhon kepada orang yang memberikannya surprise tersebut.
Lalu mereka melanjutkan bincang-bincang tersebut sambil bernostalgia.
Sepulang dari restoran, Mr. Jhon kembali merenungi tentang makna pertemuan tadi. Dia melihatnya sebagai kekuatan sebuah team work. The power of teamwork. Ya, pilot tempur adalah satu unsur dalam perang. Masih ada unsur-unsur lain, seperti petugas yang melipatkan parasutnya. Mereka juga adalah orang-orang yang berjasa dan penuh dedikasi dalam pekerjaannya. Mereka tidak hanya mengurusi satu parasut, tetapi banyak parasut. Mr. Jhon juga membayangkan, barangkali dulu dia sering melihat orang itu di kapal induk. Tapi dia tidak sempat mengenalnya. Barangkali dia masih terlalu sibuk dengan dirinya, karena dirinya adalah seorang pilot pesawat tempur, sehingga tidak sempat memikirkan hal-hal lain, yang semestinya ikut berperan besar dalam hidupnya.
Dalam kasus lain, Mr. Jhon membayangkan tentang juara dunia atletik. Seorang juara, juga dihasilkan dari teamwork yang hebat. Ada pelatih, ada tukang urut, ada supir yang mengantarkannya ke tempat latihan secara tepat waktu, ada tukang masak yang memasakkan makanan yang enak dan bergizi buatnya, dan sebagainya. Itulah, teamwork yang hebat, menghasilkan sesuatu yang hebat!
Sekali lagi, sudahkah anda berterima kasih kepada tim Anda?









Komentar